BUPATI CANANGKAN TITIK NOL MALARIA
Banjarmangu – Bupati Banjarnegara melakukan pencananangan titik nol malaria di desa Rejasari kecamatan Banjarmangu pada Selasa 20 Agustus 2019. Pencanangan ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Banjarnegara beserta masyarakat di wilayah endemis malaria dalam mencegah dan menghilangkan kasus penularan malaria.
Pada kesempatan tersebut Bupati juga mengajak masyarakat yang hadir untuk melakukan perilaku hidup bersih sehat dalam mencegah terjadinya penyakit sehingga derajat kesehatan masyarakat akan meningkat yang pada akhirnya mewujudkan Banjarnegara yang bermartabat dan sejahtera.

Hal yang sama Kepala Dinas Kesehatan, dokter Ahmad Setiawan menyampaikan pencanangan ini bertepatan dengan hari nyamuk sedunia sehingga ada momentum untuk menghilangkan vektor penyakit melaria dengan perilaku menjaga kebersihan lingkungan yang menjadi tempat perindukan nyamuk tersebut. Indikator kabupaten dan kota dinyatakan bebas malaria bila tidak ditemukan lagi kasus penularan setempat (indigenous) selama tiga tahun berturut-turut dan dijamin dengan kemampuan pengawasan yang baik.

Berdasarkan data, bulan Februari 2019 di Banjarnegara masih ada 2 kasus penularan malaria setempat (indigenous) yang diderita oleh warga desa di dukuh Pingit desa Kesenet kecamatan Banjarmangu. Seperti diketahui Banjarnegara merupakan kabupaten endemis malaria dan Banjarmangu merupakan wilayah penularan malaria dengan kasus terbanyak selama kurun waktu tiga tahun terakhir.
Dengan pencanangan dan pembuatan prasasti titik nol malaria di pertigaan Banjarmangu Bupati berharap masyarakat turut bergelora untuk memberantas nyamuk dan penyakit malaria sehingga menjadikan kabupaten Banjarnegara bebas malaria.

(DK)