Sedikitnya 101 warga binaan di rumah tahanan Banjarnegara menjalani pemeriksaan kesehatan yang meliputi HIV AIDS, Sipilis, dan Hepatitis. Pemeriksaan ini dilakukan dengan pengambilan darah pada tahanan oleh tim kesehatan Kabupaten Banjarnegara di rutan Banjarnegara pada Rabu (1/9/2021).
Pemeriksaan kesehatan ini dilakukan dalam kegiatan penyuluhan kesehatan pada warga binaan yang ada di rutan Banjarnegara. “Penyuluhan dilakukan selama dua hari, kemudian hari ini kita lakukan pemeriksaan kesehatan, mulai dari HIV, Sipilis, maupun hepatitis,” kata Kepala Rutan Banjarnegara Karyono.
Menurutnya, penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan ini sebagai langkah antisipasi dan penanggulangan sejak dini akan penyebaran penyakit HIV dalam rumah tahanan. Hal ini sangat penting karena warga binaan yang ada dalam rumah tahanan ini berlatar belakang kasus yang berbeda, mulai dari narkoba sampai dengan pelecehan seksual.
“Ini sebagai tindakan antisipasi dari Dinas Kesehatan yang berekerjasama dengan kami. Hasilnya, seluruh warga binaan kami yang berjumlah 101 orang ini dinyatakan negatif dari hasil pemeriksaan dan tes darah, baik itu HIV, Sipilis, maupun Hepatitis,” ujarnya.
Dikatakan, penyuluhan kesehatan ini sangat penting bagi warga binaan, sedangkan pemeriksaan ini sendiri untuk mengantisipasi dan deteksi dini penyebaran HIV di rutan. Dengan cara ini, maka akan terdeteksi jika ada warga binaan yang kedapatan positif HIV, dan tentunya ada tindakan lebih.

.
Website : dinkes.banjarnegarakab.go.id
Instagram : @dinkesbanjarnegara
Facebook : Dinkes Banjarnegara
Twitter : @’dkkbanjarnegara
Youtube : Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara